Definisi

Mendorong Definisi Terorisme yang lebih Komprehensif dan Universal dalam UU Terorisme Indonesia

Product Description

RINGKASAN EKSEKUTIF

Ketiadaan definisi yang diterima secara universal dapat meningkatkan kemungkinan pelanggaran hak asasi manusia dan dapat berdampak negatif terhadap upaya masyarakat internasional untuk melawan terorisme.

Selain itu ketiadaan definisi yang universal dan komprehensif tentang terorisme dapat merugikan perlindungan hak asasi manusia yang tidak diinginkan. Di Indonesia, definisi ini memang tak ditemukan baik di dalam UU No. 15 Tahun 2003, Undang-Undang No. 9 Tahun 2013, maupun pada RUU terorisme. Oleh karena itu, penting dilakukan perumusan pengertian atau definisi terorisme khususnya pada pasal 1 RUU terorisme.

Di dalam pembahasan yang dipaparkan, dapat dilihat dari praktik negara-negara dan intevensi PBB dalam upaya mendefinisikan terorisme. Semua instrumen-instrumen mengenai anti terorisme yang dilahirkan hanya memaparkan mengenai perbuatan-perbuatan yang dapat dikategorikan sebagai terorisme. Dalam rezim hukum pidana, pembuktian Element of Crimes memang sangatlah penting, karena suatu perbuatan dapat dikatakan sebagai perbuatan pidana apabila sudah menemuhi syarat dari unsur-unsur kriminalnya.

Akan tetapi kehampaan dari suatu pengertian apa terorisme itu, bisa mencacatkan penegakkan hukum terhadap tindak pidana terorisme dan perlindungan masyarakat sipil terhadap perbuatan terorisme, tanpa peduli motif di belakangnya, termasuk state-sponsored terrorism. Ada kekhawatiran yang muncul ketika negara menggunakan hak istimewa atas kedaulatannya untuk melegalkan peraturan anti terorisme dengan pengertian yang terlalu luasdan tidak jelas. Pembatasan yang diberikan peraturan yang dilahirkan tanpa kepastian hukum yang jelas dan tanpa penghormatan terhadap Rule of Law berdampak besar terhadap penikmatan hak-hak mendasar masyarakat sipil.

Untuk itu, dalam tulisan ini, definisi terorisme yang diusulkan, yakni Terorisme adalah tindakan yang dilakukan oleh individu atau kelompok atas dasar motivasi politik dan atau ideologi tertentu dengan maksud untuk menyebarkan rasa takut yang dapat mengakibatkan hilangnya nyawa dan atau merusak fasilitas publik dan atau lingkungan.

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Mendorong Definisi Terorisme yang lebih Komprehensif dan Universal dalam UU Terorisme Indonesia”

Your email address will not be published. Required fields are marked *